Menjadi Tas yang Indah

Menjadi Tas yang Indah tidak harus selalu mahal dan dianggap istimewa karena berhiaskan batu permata yang mahal harganya atau menjadi idola karena dari merek-merek ternama di dunia.

Orang tua, pria, wanita, remaja bahkan anak-anak, semua pasti memerlukan tas. Kalau kita ke kantor, ke gereja, kita membawa tas. Ke pasar atau ke mall kita juga membawa tas.

Ke sekolah, ke dokter, ke luar kota kita selalu membawa tas. Entah tas tangan, tas punggung, tas belanja, tas koper atau pun tas kresek dan tas-tas yang lain. Isi tas kita pun bermacam-macam. Ada buku, makanan, obat-obatan, pakaian ganti, handphone, sisir dan lain-lain.

Coba kita bayangkan, andaikata tidak ada tas, apa yang akan terjadi dengan barang-barang bawaan kita. Sanggupkah kita membawa semua barang-barang itu dengan hanya mengandalkan kedua tangan kita sendiri?

Dalam hidup ini dibutuhkan tas-tas yang indah, yaitu diri kita sendiri. Semua untuk dapat menjadi saluran kasih dan berkat Tuhan bagi orang-orang yang ada di sekitar kita. Pasangan hidup kita, keluarga kita, teman-teman kita, bahkan orang-orang yang memusuhi kita.

Kadang, pada saat kita sedang kecewa dan marah karena persoalan pribadi, justru kita harus mendengarkan keluh kesah orang lain. Saat kita ingin bersantai, kita harus mengantar pasangan kita ke dokter. Dan pada saat keuangan kita menipis, ada dari keluarga kita yang membutuhkan biaya untuk berobat karena sakit.

Untuk menjadi tas-tas yang cantik kita harus berani menjadi seperti “Janda miskin yang memberi dengan kekurangannya” (Luk 21:1-4). Tidak harus menjadi pandai atau kaya atau cantik terlebih dahulu, tetapi mempunyai hati untuk mengasihi dan melayani dengan tulus, maka kita akan menjadi tas-tas yang indah dan berharga di hadapan Tuhan.

Salam dan doa, Ina Kartika

Add comment


Security code
Refresh

Social Bookmark

FacebookTwitterDiggDeliciousStumbleuponGoogle BookmarksTechnoratiLinkedinRSS Feed

Online Users

We have 141 guests and no members online

Visitors Counter

0685029
Hari ini
Kemarin
572
590