Cukup

Suatu hari Minggu, seorang anak kira-kira berumur 10 tahun sedang asyik menggambar ketika ayahnya datang menghampiri. Sang ayah, yang sudah berpakaian rapi, mengatakan, “Ayo dik, ikut nggak, bapak mau jalan-jalan ke mall.” Sang anak menjawab, “Nggak Pak, aku di rumah aja.” Lalu ayahnya menambahkan, “Ayo, mau beli apa, baju apa sepatu?” Segera anak tadi menjawab, “Udah cukup kok, Pak. Aku tu nggak perlu apa-apa. ”

 

Sejujurnya, saya merasa sedikit terkejut mendengar jawaban anak tersebut. Betapa anak seusia itu sudah mengetahui apa saja yang menjadi kebutuhannya dan mampu mengatakan ‘cukup’ atas apa yang harus dimilikinya.
Di tengah hingar bingar dan hiruk pikuk jaman modern ini dimana konsumerisme dan keinginan akan pemuasan kebutuhan jasmani semakin meningkat, mampukah kiranya kita menahan diri dan bersyukur atas rejeki yang telah kita terima? Dan seperti anak kecil tadi, beranikah kita mengatakan ‘cukup’ atas semua yang telah kita miliki? Semoga.

Salam dan doa, Teresia

Add comment


Security code
Refresh

Social Bookmark

FacebookTwitterDiggDeliciousStumbleuponGoogle BookmarksTechnoratiLinkedinRSS Feed

Online Users

We have 78 guests and no members online

Visitors Counter

0685898
Hari ini
Kemarin
266
534