Persahabatan

KepompongPersahabatan bagai kepompong
Mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah berubah jadi indah

Pernah dengar lirik lagu ini? Pasti semua akan mengiyakan karena lagu berjudul ’kepompong’ yang dipopulerkan oleh SINDENTOSCA ini begitu meledak beberapa tahun yang lalu. Selain karena lirik dan musiknya yang sederhana, lagu ini juga sarat akan makna. Tentang persahabatan antar manusia.

 

Persahabatan atau bersahabat pastilah akan selalu membawa kebahagiaan bagi semua orang. Sebab manusia diciptakan Tuhan untuk selalu hidup bersama. Saling memperhatikan, saling memberi penghiburan, saling mengkritik atau memberi saran, saling menguatkan, dan tolong-menolong satu sama lain. Tidak ada satu manusia pun yang dapat hidup sendiri.

Namun kenyataannya, tidak mudah untuk menjalin persahabatan. Lebih mudah mencari 1000 musuh daripada seorang sahabat. Itu kata sebuah pepatah. Mengapa? Karena persahabatan menuntut pengorbanan diri. Bersahabat berarti kita mau mematikan seluruh ego kita supaya lebih memahami orang lain. Saling terbuka dan jujur. Bisa menerima apa adanya, kelebihan maupun kekurangan. Mampu menjadi pendengar sekaligus pembicara yang baik.

Dulu, untuk menjalin persahabatan dimulai dengan saling bertemu secara fisik satu sama lain. Tapi seiring perkembangan teknologi dengan jaringan internet yang makin menyatukan penduduk dunia, persahabatan bisa terjadi hanya dengan menyalakan PC atau laptop di atas meja. Hal itu didukung dengan tersedianya aneka jejaring sosial dewasa ini. Menjadikan banyak orang berlomba-lomba mencari sahabat (meng-ADD) sebanyak-banyaknya. Pertanyaannya, berapakah yang benar-benar menjadi sahabat?
Salam dan doa - Albertus

Add comment


Security code
Refresh

Social Bookmark

FacebookTwitterDiggDeliciousStumbleuponGoogle BookmarksTechnoratiLinkedinRSS Feed

Online Users

We have 28 guests and no members online

Visitors Counter

0669915
Hari ini
Kemarin
61
312