Karena Setitik Nila, Rusak Susu Sebelangga

Biasanya pakaian yang sudah di cuci akan berbau wangi bukan? Apalagi sekarang sudah tersedia produk pewangi pakaian. Tapi ada pengalaman unik. Pakaian yang sudah dicuci dan wangi yang dimasukkan ke lemari dalam dua hari saja berbau apek dan beraroma seolah sudah setahun tidak dicuci dan sangat lama tidak terpakai.

Usut punya usut ternyata di dalam lemari tersebut tersimpan beberapa potong baju yang memang sudah lama tidak terpakai. Bau apek itu kemudian menulari baju baru dicuci dan wangi. Nah jadilah semua baju berbau apek.

Cerita itu bisa menginspirasi kehidupan kita. Barangkali Anda pun pernah mengalaminya. Susah payah kita berusaha hidup dalam kebaikan namun dalam hitungan detik semuanya hancur. Kesalehan seseorang yang telah dibangun dalam hitungan tahun menjadi rusak gara-gara dia berbuat yang buruk dalam hitungan menit.
Persahabatan yang sudah kental selama beberapa tahun menjadi retak hanya gara-gara sesuatu yang sepele. Demikian mudahnya sesuatu yang harum menjadi busuk hanya gara-gara sesuatu yang sepele. Hanya dari masalah sepele seperti ini, diri menjadi ’cacat’.

Harus diakui, kita adalah makhluk yang tidak sempurna. Dalam ketidak sempurnaanya , setiap individu hendaknya selalu mawas diri, selalu ingat akan kemurahan hati Sang Maha Kadih sehingga tutur kata dan perilaku kita akan selalu mencerminkan keharuman. Berusahalah senantiasa untuk berbuat baik dan benar mulai dari lubuk hati terdalam.

Perbuatan yang harum berasal dari hati yang bersih oleh sebab itu akuilah segala ’kebusukan’ yang pernah dilakukan dan mohonlah ampun. Selama ’kebusukan’ itu tidak disingkirkan, akan tercemarlah perbuatan baik itu. Singkirkanlah segala hal ’busuk’ itu dan gantilah dengan yang harum dan wangi.

Salam hangat
Henry & Mel

Add comment


Security code
Refresh

Social Bookmark

FacebookTwitterDiggDeliciousStumbleuponGoogle BookmarksTechnoratiLinkedinRSS Feed

Online Users

We have 115 guests and no members online

Visitors Counter

0660973
Hari ini
Kemarin
122
261