Belajar Setia dari Lilin Adven

Korona AdvenDalam lingkaran lilin korona yang terpasang di gereja, terdapat 4 lilin sebagai tanda dimulainya masa Adven, penantian akan kelahiran Yesus dalam setiap hati manusia. Ada sebuah kisah yang sangat menarik dalam lingkaran korona itu. Ternyata dari ke-4 lilin yang terpasang itu, tidak sekaligus dinyalakan namun satu persatu dalam setiap minggunya hingga tiba hari raya Natal nanti.

Lilin pertama pun dinyalakan sementara ke-3 lilin lainnya masih belum menyala. Namun demikian terangnya sudah bisa membuat daerah sekitar dapat menghalau kegelapan malam. Meskipun dirinya harus terbakar terlebih dahulu, ia tetap menyala dan menunggu dengan setia sampai ke-3 lilin lain dapat menyala, sehingga nantinya terang yang dihasilkan tentu akan lebih terang.

Kisah dari lilin adven tadi bisa menjadi salah satu pembelajaran bagi kita, bahwa ternyata untuk mengikuti Kristus dengan setia, harus diperlukan pengorbanan yang luar biasa. Kadang aneka godaan duniawi selalu menghimpit kita, namun untuk tetap setia kita harus siap kehilangan apa yang kita miliki,tak jarang pula rasa sakit karena jiwa raga terluka harus kita terima demi kesetiaan itu dapat dipertahankan, sehingga masing-masing dari kita dapat memancarkan kasih setia-Nya dalam pergaulan di masyarakat.

Selain kesetiaan kepada Yesus, kerajaan Allah akan semakin dapat terwujud apabila kita satu sama lain sebagai pengikut Kristus dapat saling bersinergi, bekerja sama dan saling mendukung sehingga pancaran kasih Kristus semakin jelas terlihat di kegelapan dunia ini. Seperti halnya nyala lilin adven akan menghasilkan banyak cahaya ketika ke-4 lilin sudah dapat menyala daripada hanya satu atau dua lilin menyala.

Kalau lilin saja dapat berkurban dengan dirinya yang terbakar dan dengan setia menunggu kelahiran Kristus, apakah kita sebagai makhluk yang paling disayangi oleh-Nya pun tidak mau belajar setia dan berkurban demi luka-luka-Nya yang Kudus? Marilah kita satu sama lain menjadi penerang dan pelita dalam kehiduan ini, serta bisa saling bersinergi mewartakan kasih Allah bagi segala bangsa.

Selamat merayakan kelahiran Kristus dalam hati anda dan keluarga. Semoga Sang Raja Damai yang hadir dapat menjadi penuntun dan penerang dalam kehidupan ini.

Salam dan Berkah Dalem.
(Ant_86).

Add comment


Security code
Refresh

Social Bookmark

FacebookTwitterDiggDeliciousStumbleuponGoogle BookmarksTechnoratiLinkedinRSS Feed

Online Users

We have 58 guests and no members online

Visitors Counter

0685878
Hari ini
Kemarin
246
534