Meneladani Keluarga Nasareth itu mudah?

Banyak orang bilang dan berharap untuk bisa hidup seperti keluarga Kudus Nasareth. Kalau kita benar-benar menghayati dan memahami kehidupan keluarga Nasareth, apakah ya itu sebuh keluarga yang harmonis dan penuh kedamian?

Hidup seperti keluarga Nasareth bukanlah kehidupan yang mudah dan ringan, namun penuh tantangan dan perjuangan, mengapa demikian mari kita tengok bersama :

Kelurga Nasareth didahului dengan keadaan Bunda Maria yang atas Kuasa Roh Kudus mengandung yang saat itu belum bersuami, mungkin secara pandangan duniawi dan masyarakat ini bukanlah hal yang mudah untuk diterima.

Dan ketika Bunda Maria tiba waktunya untuk bersalin, begitu kesulitannya untuk mendapatkan tempat, yang pada akhirnya hanya mendapatkan Kandang hewan tentunya jauh dari kelayakan dan kebersihan, namun demikian Bunda Maria dan St. Yusup tetap setia dan tabah menjalani.

Belum genap hitungan bulan ketika mendapatkan seorang Bayi Yesus, Bunda Maria dan St. Yusup sudah dikejar-kejar raja Herodes, bahkan harus lari sampai ke Mesir untuk menyelamatkan diri karena acaman Herodes untuk membunuh bayi Yesus.
Penderitaan Keluarga Kudus Nasareth tidaklah berhenti di situ, ketika Yesus berumur 12 tahun dan sedang di bawa ke Yerusalem oleh kedua orangtua-Nya, tiba-tiba Ia hilang, dan tentunya ini membuat orangtua-Nya takut dan susah.

Pada akhirnya penderitaan Bunda Maria dan St. Yusup memuncak ketika Yesus yang baru berusia 33 tahun harus menderita, disiksa, didera bahkan mati di Kayu salib. Dengan sedih dan penu duka Bunda Maria dan Santo Yusup menyaksikan penderitaan Puteranya itu dengan diakhiri memangku jenazah-Nya yang diturunkan dari Salib.

Keluarga Nasareth bukanlah gambaran keluarga yang damai, tetapi sebagai seorang pengikuti Kristus kita akan ditunjukkan bahwa membangun Keluarga yang Suci atas dasar Salib dan bercerimin pada keluarga Nasaerth bahwa kehidupan ini tidaklah mudah dan penuh tantangan. Semua ada resikonya, namun yakinlah semua itu akan indah pada waktunya.

Dan pada akhirnya atas teladan Keluarga Nasareth kita akan dibawa pada kehidupan yang abadi dan kekal. Amin, selamat mengarungi kehidupan ini dengan ladasan iman dan harapan yang kuat pada salib Tuhan dan Keluarga Nasareth, Tuhan memberkati.

Salam dan doa - Antonius

Add comment


Security code
Refresh

Social Bookmark

FacebookTwitterDiggDeliciousStumbleuponGoogle BookmarksTechnoratiLinkedinRSS Feed

Online Users

We have 131 guests and no members online

Visitors Counter

0685019
Hari ini
Kemarin
562
590