Penjelmaan Menjadi Manusia

Dengan menggunakan ungkapan Santo Yohanes, Verbum caro fectum est, Sabda telah menjadi manusia, Yoh 1:14, Gereja menggunakan istilah inkarnasi (menjadi daging) untuk peristiwa Putera Allah mengambil kodrat manusiawi, supaya dengan demikian dapat melaksanakan keselamatan kita.

Dalam satu madah dikutip oleh St. Paulus memuji inkarnasi itu (Filipi 2:5-8). Juga disebutkan di dalam Surat kepada orang Ibrani tentang misteri inkarnasi (Ibr 10:5-7).

Kepercayaan akan penjelmaan Putera Allah menjadi manusia adalah tanda pengenal iman Kristen yang paling khas.

Demikianlah kita mengenal Roh Allah; Setiap roh yang mengaku bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah (1 Yoh 4:2). Itulah sejak awal mula keyakinan Gereja yang menggembirakan.

Gereja menyanyikan Sungguh agunglah rahasia ibadat kita; Ia telah menyatakan diriNya dalam rupa manusia (1 Tim 3:16).

Misteri inkarnasi mendorong kesadaran iman kita, bahwa Allah sungguh dekat dan mendekati kita dengan kasih yang menyelamatkan. Bila Allah sungguh sudah dekat, masakah kita mau menjauh dariNya? (Sumber Katekesimus Gereja Katolik, no 461-463)

Add comment


Security code
Refresh

Social Bookmark

FacebookTwitterDiggDeliciousStumbleuponGoogle BookmarksTechnoratiLinkedinRSS Feed

Online Users

We have 31 guests and no members online

Visitors Counter

0669919
Hari ini
Kemarin
65
312