Puasa Tobat adalah Terapi Bagi Jiwa (II) - Paus Yohanes Paulus II

Salah satu makna dari puasa adalah membantu kita memulihkan kembali kehidupan batin kita. Usaha untuk membatasi diri dalam hal makanan juga diperluas pada hal hal lainnya yang tidak perlu, dan ini merupakan suatu pertolongan yang besar bagi kehidupan rohani. Pengendalian diri, renungan, dan doa berjalan seiring.

Prinsip ini dapat dengan tepat diterapkan pada media massa. Manfaat media massa tidak disangkal lagi, namun demikian, media massa jangan sampai menjadi “tuan” atas hidup kita. Dalam begitu banyak keluarga, televisi tampaknya telah mengambil alih percakapan pribadi dalam keluarga, dan bukannya sekedar sarana. “Puasa” tertentu dalam hal ini juga menyehatkan, baik guna meluangkan lebih banyak waktu untuk refleksi dan doa, maupun guna membina hubungan pribadi dengan sesama. (www.indocell.net)

Dapat ditambahkan untuk zaman ini, dalam penggunaan alat komunikasi dengan berbagai layanan yang ada, bijak dan cermat dalam menggunakan akan membantu berwawan hati dengan keluarga dan sesama lebih baik. Beranikah kita puasa dan pantang dengan mengurangi waktu atau jam dalam menggunakan alat komunikasi dan menambah waktu untuk olah rohani dan berkisah tentang firman Tuhan dengan sesama?

Add comment


Security code
Refresh

Social Bookmark

FacebookTwitterDiggDeliciousStumbleuponGoogle BookmarksTechnoratiLinkedinRSS Feed

Online Users

We have 82 guests and no members online

Visitors Counter

0636515
Hari ini
Kemarin
188
376