Infalibilitas Paus

Infalibilitas Paus bukan dimaksudkan bahwa Paus tidak dapat melakukan dosa atau kesalahan. Kurang tepat juga bila kita memahami bahwa setiap perkataan yang diungkapan Paus selalu benar.

Infalibiltas Paus mengacu pada beberapa hal ketika Paus memproklamasikan sebuah doktrin Gereja tentang iman dan moral sebagai suatu kebenaran mutlak tanpa kesalahan.


Dalam hal ini, dimasukkan pada konteks mengajar iman dan moral. Infalibilitas Paus tidak dimiliki secara pribadi, tetapi dalam kesatuan dengan kolegialitas para uskup.

 

Paus menggunakan kuasa infalibilitasnya untuk menyatakan suatu keyakinan iman Katolik yang mutlak kebenarannya. Contohnya adalah ketika Paus bersama Dewan para uskup menyatakan dogma-dogma tentang Maria. Disebut Dogma karena sebagai ajaran resmi Gereja.

Wewenang Hirarki
Ada 3 tugas utama hirarki dalam Gereja Katolik :
- Wewenang menguduskan : Uskup dan para imam menguduskan Gereja dengan doanya dan karyanya, dengan pelayanan sabda, sakramen-sakramen dan juga melalui teladan hidupnya (Kateksimus Gereja Katolik/KGK no. 893)

- Wewenang Mengajar : bersama para imam, rekan sekerjanya, para uskup mempunyai tugas utama yaitu mewartakan Injil Allah kepada semua orang (Presbyterum Ordinis/PO no. 4), seperti yang diperintahkan Tuhan. Mereka adalah pewarta iman, yang mengantarkan murid-murid baru kepada Kristus. Mereka adalah pengajar yang otentik atau pengemban kewibawaan Kristus (Lumen Gentium /LG no. 25)

- Wewenang Mempimpin : para uskup membimbing Gereja-gereja, khususnya yang dipercayakan kepada mereka sebagai wakil dan utusan Kristus, dengan petunjuk-petunjuk, nasihat-nasihat, dan teladan mereka, tetapi juga dengan kewibawaan dan kuasa suci (LG no 27)

Sumber : Mencintai Iman Katolik, 2012

Add comment


Security code
Refresh

Social Bookmark

FacebookTwitterDiggDeliciousStumbleuponGoogle BookmarksTechnoratiLinkedinRSS Feed

Online Users

We have 129 guests and no members online

Visitors Counter

0685017
Hari ini
Kemarin
560
590