Tujuh Gunungan Simbol Hari Pangan Sedunia 2014


Gereja Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Randusari Katedral Semarang, pada tanggal 18 - 19 Oktober 2014 merayakan Hari Pangan Sedunia 2014.

Kegiatan Pameran Hari Pangan Sedunia 2014 ini dibuka oleh Romo Kurnia A, Pr setelah misa Hari Sabtu sore, 18 Oktober 2014.

Pembukaan ini ditandai dengan pemberkatan "Tenong" yang berisi sayuran, dan diserahkan oleh Ketua Panitia Pameran Hari Pangan Sedunia 2014, bapak Jhoni kepada Romo Kurnia A, Pr.

Selain penyerahan "Tenong", pembukaan pameran ini juga ditandai dengan pemukulan Kenthongan.

Peserta Pameran adalah para UMKM Dampingan Paroki Randusari. Berbagai macam makanan sehat dijual pada pameran kali ini. Seperti bakso, aneka olahan tempe, kue bandung mini, krupuk bawang, aneka snack, rujak dan es buah.

Hari Minggu (19/10), pada misa ketiga, Tujuh Gunungan sudah dipersiapkan untuk diarak. Satu gunungan berisi sayur mayur dan enam gunungan lainnya merupakan kreativitas Wilayah yang ada di Paroki Randusari.

Gunungan mulai diarak pada awal Perayaan Ekaristi dan turut dipersembahkan dalam persembahan umat. Perayaan Ekaristi ini dipimpin oleh Rm. A.G Luhur Prihadi, Pr.

Setelah Perayaan Ekaristi selesai, ketujuh gunungan tersebut di kembali diarak menuju tempat parkir, dengan diiringi Drum Blek dari anak-anak.

Beringan dengan perarakan gunungan, antusias umat pun sangat tinggi, hal ini terlihat dari jumlah umat yang turut berpartisipasi dalam perarakan.

Setelah gunungan diletakkan di meja yang sudah disiapkan di dalam taman, umat mulai menyerbu gunungan tersebut, tak lebih dari 30 menit, ketujuh gunungan sudah ludes.

Add comment


Security code
Refresh

Social Bookmark

FacebookTwitterDiggDeliciousStumbleuponGoogle BookmarksTechnoratiLinkedinRSS Feed

Online Users

We have 166 guests and no members online

Visitors Counter

0700843
Hari ini
Kemarin
538
1132