Galaksi : Gaya Kawula Muda Ber'Ekaristi


Perayaan Ekaristi pada hari Jumat (22/8) petang di Paroki Karangpanas berlangsung beda dengan yang Perayaan Ekaristi biasanya. Sebelum Perayaan Ekaristi dimulai, Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Mater Dei telah siap menjadi among tamu untuk menyambut kedatangan teman-teman OMK Rayon Kota Semarang.

Selain presensi dan pembagian teks misa, pada meja among tamu kala itu juga disediakan lembar ujub bagi para OMK yang ingin mengitensikan permohonannya dalam acara yang bernama Galaksi ini.

Sekitar pukul 18.25 WIB, perayaan Ekaristi Kaum Muda yang diadakan untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-69, di Gereja Athanasius Agung Karangpanas pun dimulai. Perayaan ekaristi yang bertema “Berkah Dalem Indonesia” ini diselenggarakan secara konselebrasi oleh Romo Emanuel Nuwa, MSF (Komisi Kepemudaan Kevikepan) dan Romo Joko Wahyu (Yuyun), Pr (Komisi Pendidikan Keuskupan Agung Semarang).

Misa dimulai dengan perarakan Bendera Merah Putih oleh Paskibra dari SMA PL Don Bosko dari pintu utama kegereja, menuju ke altar. Lagu Indonesia Raya dinyanyikan bersama, dengan dipimpin oleh petugas koor dari OMK Paroki Tanah Mas. OMK Paroki Kebon Dalem turut mengambil bagian dalam perayaan ekaristi dengan menampilkan fragmen setelah baaan Injil.

OMK Panjangan dan OMK Paroki Katedral pun juga bertugas lektor pada bacaan pertama – kedua dan doa umat. Petugas persembahan dari OMK Paroki Bongsari juga tampil seragam dengan batik coklat ketika menghaturkan persembahan. Tak hanya menjadi umat, OMK Paroki Ngaliyan pun mengambil bagian dalam pendokumentasian acara.

Dalam homilinya, Romo Eman, sapaan akrab Romo Emanuel Nuwa, MSF, menggaris bawahi tentang militansi Orang Muda Katolik dalam menghadapi dunia. “Setia menjadi Katolik sampai mati, sanggup??”, tanya Romo Eman dengan nada sedikit skeptis. Romo Eman sempat mengutarakan tentang keprihatinannya ketika melihat Orang Muda Katolik yang rela meninggalkan Yesus hanya karena beberapa alasan duniawi. Romo Eman juga meminta 6 perwakilan OMK (3 laki-laki dan 3 perempuan) untuk sharing mengenai pengalaman imannya bersama Yesus.

Sekitar pukul 19.40 WIB, misa yang diikuti oleh beberapa komunitas seperti Komisi Kerasulan Mahasiswa (Kokerma), Forum Kontak Pelajar Katolik (FKPK), Catholic Breakthrough Camp (CBC) ini pun berakhir sembari dinyanyikan lagu Pro Ecclesia et Patria (Bagi Gereja dan Tanah Air).

Namun tak hanya itu saja, masih ada acara nonliturgi yang dilanjutkan di aula samping gereja. OMK diajak untuk menyaksikan teater “Berkah Dalem Indonesia” yang ditampilkan oleh Teater Lentera. Setelah teater selesai, dilakukan pembakaran kertas ujub oleh Romo Eman. Keseluruhan acara ditutup dengan santap malam bersama ala OMK, yakni konsep angkringan.

- Gisel -

Add comment


Security code
Refresh

Social Bookmark

FacebookTwitterDiggDeliciousStumbleuponGoogle BookmarksTechnoratiLinkedinRSS Feed

Online Users

We have 169 guests and no members online

Visitors Counter

0700846
Hari ini
Kemarin
541
1132